Perlawanan atau Oposisi

Iklan

Teori Konsumsi Islam

Amri Amir FE-UNJA

Aktivitas ekonomi yang paling utama adalah konsumsi.

Setelah adanya konsumsi dan konsumen baru ada kegiatan lainnya seperti produksi/produsen, distribusi/ditributor dan lain-lain. Konsumsi dalam ekonomi Islam adalah

Upaya memenuhi kebutuhan baik jasmani maupun rohani sehingga mampu memaksimalkan fungsi kemanusiaannya sebagai hamba Allah SWT untuk mendapatkan kesejahteraan atau kebahagiaan di dunia dan akhirat (falah). Dalam melakukan konsumsi maka prilaku konsumen terutama Muslim selalu dan harus di dasarkan pada Syariah Islam

 

1. Arti dan Tujuan Konsumsi Islam

Nilai ekonomi tertinggi dalam Islam adalah falah atau kebahagiaan umat di dunia dan di akhirat yang meliputi material, spritual, individual dan sosial. Kesejahteraan itu menurut Al Ghazali adalah mashlaha (kebaikan). Karena itu, falah adalah manfaat yang diperoleh dalam memenuhi kebutuhan ditambah dengan berkah (falah = manfaat + berkah). Jadi yang menjadi tujuan dari ekonomi Islam adalah tercapainya atau didapatkannya falah oleh setiap individu dalam suatu masyarakat. Ini artinya dalam suatu masyarakat seharusnya…

Lihat pos aslinya 1.792 kata lagi

Duh, di Balik Cadarnya, Ternyata Mereka…

Takmiroh Masjid Ibnu Sina FK UGM

(edited)

Catatan kecil, perjalanan hidayah (bagian 1)

Muslimah-Perancis-bercadar

Maaf saudariku yang menutup wajahnya. Maaf saudariku yang berpakaian gelap dan menutupi tubuhnya dengan kain lebar. Pertama kali saya melihat orang berpenampilan seperti Anda, spontan yang saya pikirkan adalah “gak modis”, “pasti orangnya gak kenal gaya”, “pasti orangnya jarang cuci baju nih, bajunya warna gelap, jadi kotor pun gak ketahuan”. Ya, jujur, seperti itulah saya.

Risih sekali melihatnya, belum lagi gamis yang panjang, terinjak-injak oleh alas kaki sehingga kumal berdebu. Tangan ini rasanya ingin sekali mengibas-ngibaskan bagian yang kotor itu sampai bersih dan debunya hilang. Duh, risih mbak rasanya.

Belum cukup dengan itu saja saya dibuat risih, pakaian yang begitu lebarnya, kadang kusut tidak disetrika. Ingin sekali rasanya meminjamkan bajuku, dan menggantikannya sementara lalu kusetrika bajunya. Duh, risih mbak rasanya.

Dan satu lagi tak kalah pusing saya dibuatnya ketika berhadapan dengannya. Ketika musim hujan tiba, sungguh wajar jika banyak pakaian tidak kering sempurna…

Lihat pos aslinya 842 kata lagi